HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTS NEGERI 1 ROKAN HULU KECAMATAN TAMBUSAI

WILDA, - (2026) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTS NEGERI 1 ROKAN HULU KECAMATAN TAMBUSAI. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (885kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (678kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kebutuhan nutrisi remaja harus terpenuhi dengan baik karena defisiensi energi dan gizi yang terjadi pada masa ini dapat berdampak negatif yang dapat berlanjut sampai dewasa. Status gizi kurang yang tidak diatasi dengan baik akan membahayakan remaja putri. Makanan yang dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit dan kandungan zat gizi seperti seperti zat besi kurang, maka bisa menyebabkan terjadinya tubuh kekurangan bahan pembentuk sel darah merah dan memicu terjadinya anemia. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Anemia Remaja Putri di MTS Negeri 1 Rokan Hulu Kecamatan Tambusai. Metode : Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 77 remaja putri di MTS Negeri 1 Rokan Hulu Tambusai dengan teknik sampel jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur tinggi dan berat badan remaja putri untuk mengetahui IMT dan melakukan cek darah hemoglobinometer untuk mengetahuai kejadian anemia. Analisa yang di gunakan dalam penelitian ini adalah univariat menggunakan olah data SPSS dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil : Mayoritas Indeks Massa Tubuh dengan kategori normal 41 (53,2%) dan mayoritas remaja putri tidak mengalami anemia 43 (55,8%). Hasil uji chi – square menunjukkan p value 0,000. Kesimpulan : Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Anemia Remaja Putri di MTS Negeri 1 Rokan Hulu Tambusai. Saran : Untuk mengatasi masalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan anemia pada remaja, fokuskan pada perbaikan pola makan gizi seimbang serta konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Remaja (terutama putri) sangat berisiko mengalami anemia akibat siklus menstruasi dan pertumbuhan yang meningkatkan kebutuhan zat besi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Remaja Putri, Indeks Massa Tubuh, Anemia
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 09 Sep 2026 07:31
Last Modified: 09 Sep 2026 07:31
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4643

Actions (login required)

View Item View Item