ELIANI, LEDI (2024) HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP RESIKO KEJADIAN STUNTING DI DESA TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.
|
Text
COVER.pdf Download (725kB) |
|
|
Text
BAB 1 2 3.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
BAB 4 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) | Request a copy |
Abstract
Stunting akan memiliki dampak buruk pada balita apabila tidak segera ditanggulangi. Dampak jangka pendek yaitu dapat menimbulkan antara lain kenaikan angka kesakitan, kematian, perkembangan pada balita tidak optimal, penurunan kognitif (kecerdasan), penurunan fungsi kekebalan tubuh, obesitas serta lebih rentan terhadap penyakit infeksi. Dampak jangka panjng meliputi bentuk badan kurang sempurna pada usia matang (lebih pendek daripada umumnya), aktivitas/kemampuan kurang maksimal, penyakit degenerative akan menjadi resiko tinggi serta saat usia tua mengalami keterbatasan (Paramita & Dll, 2021).Pengetahuan ibu memiliki peranan besar terhadap terjadinya stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak. Orang tua khususnya ibu memiliki tugas penting yang sangat dibutuhkan dalam pemberian konsumsi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan sehingga dibutuhkan pemahaman gizi agar bisa menyajikan makanan sesuai kebutuhan gizi anak. Pengetahuan ibu mengenai stunting dapat membantu dalam penurunan angka kejadian dan upaya pencegahan stunting (Hermawan & Dkk, 2023).Tujuan penelitian Untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Desa Tandun Kabupaten Rokan Hulu.. Jenis penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif, Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, . Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling yaitu teknik kriteria penentuan sampel dengan menjadikan semua populasi sebagai sampel sebanyak 14 orang di Desa Tandun. Analisis data menggunakan uji chi square.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan pengetahuan tentang kejadian stunting kurang yang memiliki anak beresiko stunting sebanyak 2 orang (3,89%) dan tidak stunting sebanyak 1 orang (7,14%). Sedangkan ibu dengan pengetahuan tentang kejadian stunting baik yang memiliki anak beresiko stunting sebanyak 1 orang (&,13%) dan tidak stunting sebanyak 10 orang (71,45%). Hasil uji statistic didapatkan nilai p.value 0,093 yang artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang kejadian stunting di desa tandun kabupaten rokan hulu. Saran Hasil penelitian dapat memberikan gambaran kepada instansi kesehatan yang Berada di wilayah kerja Desa Tandun dan pada khususnya agar lebih memperhatikan Kesehatan adan gizi anak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan ibu, Stunting, Desa Tandun |
| Subjects: | Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan |
| Depositing User: | Pustaka - - |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:34 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
