PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN OLEH ANAK DI BAWAH UMUR (STUDI PUTUS PN PEKANBARU NOMOR 28/Pid.Sus.Anak/2022/PN.Pbr)

HIDAYAT, T. RAIHAN (2026) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN OLEH ANAK DI BAWAH UMUR (STUDI PUTUS PN PEKANBARU NOMOR 28/Pid.Sus.Anak/2022/PN.Pbr). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (675kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (759kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak di bawah umur berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 28/Pid.Sus.Anak/2022/PN.Pbr. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya praktik pemidanaan anak yang cenderung berorientasi pada penghukuman, meskipun Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menekankan perlindungan anak, keadilan restoratif, dan penerapan diversi. Rumusan masalah yang menjadi fokus penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana penerapan hukum pidana terhadap anak dalam perkara pencurian dengan pemberatan berdasarkan putusan Nomor 28/Pid.Sus-Anak/2022/PN Pekanbaru, (2) Bagaimana peran penasihat hukum dan keluarga dalam memberikan pembelaan dan mendukung rehabilitasi anak pelaku tindak pidana, (3) Bagaimana putusan ini mencerminkan prinsip keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana anak, (4) Mengapa diversi tidak dilaksanakan dalam perkara anak yang melakukan pencurian sepeda motor , Kajian pustaka dalam penelitian ini menggunakan teori penegakan hukum, teori keadilan, serta konsep keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana terhadap anak dalam perkara tersebut telah sesuai secara normatif dengan ketentuan hukum yang berlaku, namun penerapan diversi tidak dapat dilaksanakan karena tidak terpenuhinya syarat undang-undang. Penelitian ini juga menemukan bahwa peran penasihat hukum dan keluarga sangat penting dalam mendukung pembelaan serta rehabilitasi anak. Kesimpulannya, putusan ini mencerminkan upaya penerapan prinsip keadilan restoratif, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam implementasi diversi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: anak berkonflik dengan hukum, pencurian, penegakan hukum, keadilan restoratif, diversi
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 01 Sep 2026 05:19
Last Modified: 01 Sep 2026 05:19
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4474

Actions (login required)

View Item View Item