ANALISIS KEHILANGAN AIR PADA SALURAN SEKUNDER D.I DK-2 SKPA DESA RAMBAH BARU (Studi Kasus Saluran Sekunder BDK.II)

WINARSIH, SRI (2025) ANALISIS KEHILANGAN AIR PADA SALURAN SEKUNDER D.I DK-2 SKPA DESA RAMBAH BARU (Studi Kasus Saluran Sekunder BDK.II). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (952kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Air yang mengalir dari saluran primer ke saluran sekunder dan tersier menuju ke sawah sering terjadi kehilangan air sehingga dalam perencanaan selalu dianggap bahwa seperempat sampai sepertiga dari jumlah air yang diambil akan hilang sebelum air itu sampai di sawah. Kehilangan air yang terjadi erat hubungannya dengan efisiensi. Kehilangan air yang tidak terkendali dapat menurunkan efisiensi penggunaan air, meningkatkan biaya produksi, dan berpotensi menurunkan hasil panen. Oleh karena itu, analisis terhadap pola kehilangan air saluran sekunder sangat penting untuk memahami faktor-faktor penyebabnya dan menemukan solusi untuk meminimalkan dampaknya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kehilangan air dan Untuk Mengetahui tingkat kehilangan air pada Saluran Sekunder D.I DK-2 SKPA Desa Rambah Baru. Metode penelitian ini menggunakan metode debit aliran yang masuk dan debit aliran yang keluar. Untuk menghitung kecepatan aliran pada penelitian ini menggunakan alat Portable Flow Meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kehilangan air pada Saluran Sekunder Rambah Baru yaitu disebabkan oleh Pada saluran sekunder BDK.II titik 1 terdapat kebocoran kecil dan juga beberapa retakan mengakibatkan air yang mengalir pada saluran sekunder menuju sawah sebagiannya keluar dari saluran sekunder yang bocor. Kehilangan air yang terjadi pada Titik 1 sebesar 0,016 m3/detik, Pada Saluran Sekunder titik 2 terdapat kebocoran dan beberapa retakan mengakibatkan sebagian airnya keluar dari saluran sekunder yang bocor. Kehilangan air yang terjadi pada Titik 2 sebesar 0,011 m3/detik, Pada saluran sekunder BDK.II titik 3 terdapat kebocoran dan beberapa retakan mengakibatkan sebagian airnya keluar dari saluran sekunder yang bocor dan air yang keluar menggenang disamping saluran sekunder. Kehilangan air yang terjadi pada Titik 3 sebesar 0,012 m3/detik, dan yang paling banyak terjadi kehilangan air yaitu pada saluran sekunder Titik 4 akibat kebocoran yang lebarnya lebih dari 5 cm dan banyak nya retakan mengakibatkan sebagian airnya keluar dari saluran sekunder yang bocor dan air yang keluar menggenang serta merembes disamping saluran sekunder. Kehilangan air yang terjadi pada Titik 4 sebesar 0,018 m3/detik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kehilangan Air, Saluran Sekunder, Debit Aliran, Efisiensi Saluran
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 620 - 629 Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 26 Aug 2026 01:46
Last Modified: 26 Aug 2026 01:46
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4243

Actions (login required)

View Item View Item