RISIKO PRODUKSI DAN PENJUALAN BENIH IKAN PADA UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DAERAH (UPTD) BALAI BENIH IKAN (BBI) RAMBAH

HASANAH, NUR (2026) RISIKO PRODUKSI DAN PENJUALAN BENIH IKAN PADA UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DAERAH (UPTD) BALAI BENIH IKAN (BBI) RAMBAH. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (680kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perbedaan perkembangan produksi, penjualan, dan tingkat risiko pada komoditas benih ikan lele, ikan mas, dan ikan nila di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Rambah berimplikasi pada kinerja budidaya dan potensi kerugian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perkembangan produksi dan penjualan benih ikan serta mengukur tingkat risiko produksi dan penjualan selama periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan teknik wawancara dan analisis perkembangan produksi dan penjualan, pengukuran risiko produksi menggunakan Coefficient of Variation (CV) dan Z-Score, serta analisis risiko penjualan menggunakan Value at Risk (VaR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi benih ikan nila berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat pada pertengahan periode dan stabil pada akhir periode, produksi benih ikan lele mengalami penurunan pada beberapa periode tertentu sebelum kembali meningkat, sedangkan produksi benih ikan mas relatif stabil. Penjualan benih ikan nila dengan total penjualan 903.000 ekor, benih ikan lele terjual 385.800 ekor dan benih ikan mas terjual 249.370 ekor. Analisis risiko menegaskan bahwa tingkat ketidakpastian produksi berbeda antar komoditas dengan nilai CV lele 0,40 (40%), mas 0,03 (3%), dan nila 0,25 (25%), sementara risiko kematian berdasarkan Z-Score menghasilkan nilai −0,399 untuk lele, −3,107 untuk mas, dan −0,807 untuk nila. Risiko penjualan berdasarkan VaR pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan potensi kerugian maksimum sebesar Rp561.345 untuk lele, Rp3.531.464 untuk mas, dan Rp271.567 untuk nila, yang secara keseluruhan menegaskan bahwa variasi produksi, kematian benih, dan sistem penjualan berbasis stok menjadi faktor utama pembentuk risiko budidaya pembenihan di lokasi penelitian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Komoditi Ikan, Risiko, Produksi, Penjualan
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 630 - 639 Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan > 630 Farm, Farming/Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:55
Last Modified: 29 Sep 2026 04:55
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4980

Actions (login required)

View Item View Item