PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN PATOLOGIS DI SMAN 3 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU KECAMATAN RAMBAH HILIR

JANNAH, MIFTAHUL (2026) PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN PATOLOGIS DI SMAN 3 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU KECAMATAN RAMBAH HILIR. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (781kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (577kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri, yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Keputihan patologis ditandai dengan perubahan warna menjadi kekuningan atau kehijauan, berbau tidak sedap, serta disertai rasa gatal dan nyeri. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, atau parasit yang dipicu oleh kurangnya kebersihan organ reproduksi, penggunaan pakaian yang tidak tepat, serta perilaku hidup yang tidak sehat. Faktor internal lainnya adalah stres, yang dapat meningkatkan hormon wanita, menyebabkan volume cairan yang keluar lebih banyak. Dalam situasi seperti ini, pengetahuan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran seseorang. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai keputihan dapat berdampak pada rendahnya kesadaran dalam menjaga kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi, seperti infeksi yang lebih serius dan gangguan kesuburan di masa mendatang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang keputihan patologis di SMAN 3 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Kecamatan Rambah Hilir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 remaja putri di SMAN 3 Rambah Hilir yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 50 orang (55,6%), pengetahuan cukup sebanyak 22 orang (24,4%), dan pengetahuan kurang sebanyak 18 orang (20,0%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri telah memiliki pemahaman yang baik mengenai keputihan patologis, meskipun masih terdapat sebagian yang memerlukan peningkatan edukasi. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dari tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga dalam memberikan edukasi yang berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat remaja putri.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Keputihan Patologis, Remaja Putri, Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:06
Last Modified: 10 Sep 2026 04:06
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4675

Actions (login required)

View Item View Item