PENGARUH PIJAT ENDORPHIN TERHADAP INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PRODI PENDIDIKAN IPS DI UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN

RAHMADANI, SISI (2025) PENGARUH PIJAT ENDORPHIN TERHADAP INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PRODI PENDIDIKAN IPS DI UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (561kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Menstruasi merupakan proses alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya sebagai tanda bahwa tubuh sedang dalam proses persiapan kehamilan. Namun, tidak sedikit remaja yang mengalami gangguan pada haid mereka, salah satunya adalah dismenore. Dismenore merupakan keadaan seorang perempuan mengalami nyeri saat menstruasi yang berefek buruk menyebabkan gangguan dalam aktivitas harian karena nyeri yang dirasakannya. Berdasarkan Data Dinas kesehatan Rokan Hulu tahun 2019 diketahui Prevalensi Kecemasan mencapai 4.3% (4.936 Orang) dan 59.5% remaja mengalami dismenore (Apridayati et al., 2023). Angka kejadian dismenore di Riau yang pernah diteliti pada remaja putri (rentang usia 15 - 16 tahun) di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir didapatkan prevalensi dismenore sebesar 95,7% (Oktorika et al., 2020). Penanganan dismenore dapat diatas dengan non farmakologi untuk mengurangi nyeri dismenore salah satunya Pijat Endorphin (Sari Dewi, 2023). Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan desain penelitian pre-experiment dengan rancangan pendekatan pretest and postest design menggunakan lembar observasi NRS. Populasi penelitian ini adalah mahasisi prodi pendidikan IPS di Universitas Pasir Pengaraian dengan jumlah sampel 20 orang mahasiswi. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian diketahui analisis univariat diperoleh rata – rata pretest adalah 3,75 dengan standar deviasi 1,165. Sedangkakn rata – rata postest adalah 2,10 dengan standar deviasi 1,021. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mean postest lebih kecil daripada nilai mean pretest. Hasil analisis bivariate mengguanakan uji T – Test diperoleh nilai p value 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata – rata intensitas dismenore sebelum dan sesudah pemberian pijat endorphin pada mahasiswi prodi pendidikan IPS di Universitas Pasir Pengaraian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Remaja, Menstruasi, Dismenore, Pijat Endorphin
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 02 Sep 2026 03:52
Last Modified: 02 Sep 2026 03:52
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4535

Actions (login required)

View Item View Item