ASWARI, IRWAN (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KLAUSULA “BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK DAPAT DI KEMBALIKAN” DALAM TRANSAKSI KONSUMEN (Studi Kasus Toko Bunga Obral). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.
|
Text
COVER.pdf Download (490kB) |
|
|
Text
BAB 1 2 3.pdf Download (476kB) |
|
|
Text
BAB 4 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (495kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan kegiatan perdagangan menyebabkan semakin seringnya penggunaan klausula baku dalam transaksi jual beli antara pelaku usaha dan konsumen. Salah satu klausula yang kerap ditemui dalam praktik adalah klausula “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan”, yang berpotensi menimbulkan permasalahan hukum apabila diterapkan tanpa memperhatikan hak- hak konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap klausula baku tersebut serta bagaimana penerapannya dalam praktik transaksi konsumen di Toko Bunga Obral. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan untuk mengkaji peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan konsumen, serta penelitian lapangan melalui wawancara dengan pihak pelaku usaha dan konsumen di Toko Bunga Obral. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan menelaah kesesuaian antara ketentuan hukum yang berlaku dan praktik transaksi yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen terkait pencantuman klausula baku “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan” telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pengaturan tersebut pada dasarnya tidak melarang penggunaan klausula baku secara mutlak, melainkan membatasi penerapannya agar tidak merugikan konsumen. Dalam praktiknya, Toko Bunga Obral menerapkan klausula tersebut dengan disertai penyampaian informasi kepada konsumen sebelum transaksi dilakukan dan tidak menerapkannya secara kaku. Pihak toko memberikan penjelasan mengenai kebijakan tersebut serta membuka ruang komunikasi apabila terjadi permasalahan tertentu pada barang, sehingga mencerminkan adanya upaya perlindungan konsumen melalui keterbukaan informasi dan penerapan asas itikad baik dalam transaksi jual beli. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan klausula baku di Toko Bunga Obral digunakan sebagai pedoman umum dalam transaksi jual beli dan tetap memperhatikan keseimbangan kepentingan antara pelaku usaha dan konsumen.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perlindungan konsumen, klausula baku, transaksi jual beli. |
| Subjects: | Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustaka - - |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 02:02 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 02:02 |
| URI: | http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4166 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
