ANALISIS USAHA BUDIDAYA LEBAH TRIGONA DI DESA KUOK KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR (Studi Kasus Peternakan Lebah Trigona Cv. Madu Ku Ok)

ERVAN, BUSTANIL (2026) ANALISIS USAHA BUDIDAYA LEBAH TRIGONA DI DESA KUOK KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR (Studi Kasus Peternakan Lebah Trigona Cv. Madu Ku Ok). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas dengan iklim tropis yang sangat mendukung perkembangan berbagai jenis fauna penyerbuk, termasuk lebah madu. Salah satu kelompok lebah yang memiliki potensi ekonomi tinggi namun belum banyak dikembangkan secara optimal adalah lebah trigona (stingless bee), khususnya dari genus Heterotrigona dan Geniotrigona. Usaha budidaya lebah Trigona memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena memerlukan modal relatif kecil, ramah lingkungan, serta dapat dijalankan di lahan terbatas. Meskipun prospek ekonomi budidaya lebah Trigona cukup menjanjikan, sebagian besar pelaku usaha di sektor perlebahan menghadapi kendala dalam manajemen biaya produksi, pemasaran produk, dan diversifikasi hasil olahan. Salah satu pelaku usaha yang merintis pengembangan perlebahan di Desa Kuok adalah CV. Madu KU OK, yang telah memulai budidaya lebah Trigona. Tujuan Penelitian Menganalisis struktur biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan nilai ekonomi, serta menilai tingkat efisiensi finansial usaha budidaya lebah madu Trigona. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan (kuantitatif) analisis ekonomi usaha tani. Hasil penelitian ini budidaya lebah Trigona merupakan kegiatan usaha yang layak dan efisien secara ekonomi dan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rasio penerimaan terhadap biaya (Revenue Cost Ratio atau R/C) dari lebah Trigona tersebut berada di atas angka satu. Sedangkan Menurut Analisis BEP unit dan rupiah, CV. Madu Ku Ok telah mencapai keadaan Break Even Point dimana penjualan Madu lebah Trigona melebihi BEP dan jika CV tidak ingin mengalami kerugian maka penjualan yang harus dipertahankan yaitu sebesar Rp. 134.796.970 setiap tahunnya dengan target bulanan senilai Rp. 11.233.080. Jumlah unit yang terjual sebanyak 270 Kg/tahun, dengan target penjualan 22,5 Kg per bulan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Analisis, Lebah, Desa Kuok, Kampar, Studi Kasus
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 630 - 639 Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 29 Sep 2026 06:24
Last Modified: 29 Sep 2026 06:24
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4984

Actions (login required)

View Item View Item