PENGARUH SENAM DYSMENORRHEA TERHADAP INTENSITAS DYSMENORRHEA PADA MAHASISWI PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DI UNIVERSITAS ROKANIA TAHUN 2026

MASDALILA, - (2026) PENGARUH SENAM DYSMENORRHEA TERHADAP INTENSITAS DYSMENORRHEA PADA MAHASISWI PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DI UNIVERSITAS ROKANIA TAHUN 2026. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (543kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (865kB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia sebagian besar kasus dysminorrhea merupakan dysminorrhea primer, yaitu sekitar 54,89% sedangkan sisanya adalah penderita dysminorrhea sekunder. Pada remaja, prevalensi dysminorrhea berkisar antara 43% hingga 93%, dengan mayoritas mengalami nyeri ringan. Dysmenorrhea tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Dysmenorrhea dapat ditangani dengan terapi non farmakologi yaitu senam dysmenorrhea. Senam dysmenorrhea atau olahraga merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, karena pada saat melakukan senam tubuh akan menghasilkan endorphin. Endorphin adalah neuropeptide yang dihasilkan tubuh pada saat rileks atau tenang. Tujuan dilakukan penelitian Untuk mengetahui apakah ada Pengaruh tingkat Dysmenorrhea pada Mahasiswi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Di Universitas Rokania sebelum dan sesudah dilakukan senam Dysmenorrhea. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Desain Penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian berjumlah 14 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data didapatkan bahwa terjadi perubahan intensitas dysmenorrhea sebanyak 14 responden. Nilai rata-rata yang diperoleh sebelum dilakukan senam dysmenorrhea adalah 4.29 dan setelah dilakukan senam dysmenorrhea adalah 2.5. Hasil uji Normalitas data menggunakan Uji Saviro Wilk Test didapatkan data tidak terdistribusi normal, maka peneliti melakukan uji nonparametric menggunakan uji Wilcoxon dan diperoleh p value = 0.001 < 0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha gagal ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam dysmenorrhea terhadap penurunan intensitas dysmenorrhea pada Mahasiswi Semester 2 Kelas A4 Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Di Universitas Rokania tahun 2026. Diharapkan setelah dilakukan penelitian responden dapat menggunakan senam dysmenorrhea untuk menangani dysmenorrhea dan menghindari penggunaan teknik farmakologi untuk penanganan dysmenorrhea.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Dysmenorrhea, senam dysmenorrhea, Skala NRS
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 09 Sep 2026 01:41
Last Modified: 09 Sep 2026 01:41
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4613

Actions (login required)

View Item View Item