Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Di wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2021-2022

YASMAWATI, - (2023) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Di wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2021-2022. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (393kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (543kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (523kB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin mampu hidup diluar kandungan. Batasan abortus adalah umur kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram.Perdarahan merupakan salah satu penyebab tertinggi dari kematian ibu. Abortus (keguguran) merupakan salah satu penyebab perdarahan yang terjadi pada kehamilan trimester pertama dan kedua. Perdarahan ini dapat menyebabkan berakhirnya kehamilan atau kehamilan terus berlanjut. Abortus dapat menyebabkan perdarahan yang hebat dan dapat menimbulkan syok, perforasi, infeksi dan kerusakan fatal pada ginjal sehingga mengancam keselamatan ibu. Tujuan penelitian Diketahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2021-2022.Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif Analitik, dengan desain penelitian pendekatan cross sectional. Hasil penelitian pada 39 responden yang mengalami kejadian abortusmayoritas sebanyak 32 responden (82,1%), sedangkan responden minoritas sebanyak 7 orang (17,9%).Responden yang usia berisiko sebanyak 21 responden (53,8%), sedangan responden yang usia tidak berisiko sebanyak 18 orang (46,2%). Responden yang pernah mengalami riwayat abortus sebanyak 22 responden (56,4%), sedangan responden yang tidak pernah mengalami riwayat abortus sebanyak 17 orang (43,6%). Responden dengan paritas primigravida sebanyak 23 responden (59,0%), sedangan responden dengan paritas grandemultigravida sebanyak 16 orang (41,0%). Responden dengan jarak kehamilan <2 tahun sebanyak 27 responden (69,2%), sedangan responden dengan jarak kehamilan >2 tahun sebanyak 12 orang (30,8%). Ada hubungan usia dengan kejadian abortus (0,000), ada hubungan riwayat abortus dengan kejadian abortus (0,001), tidak ada hubungan paritas dengan kejadian abortus (1,000), ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian abortus (0,039). Kesimpulan ada hubungan antara usia dengan kejadian abortus, ada hubungan antara riwayat abortus dengan kejadian abortus, tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian abortus, ada hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus. Saran diharapkan sebagai bahan masukan untuk ibu hamil dan bentuk pencegahan abortus supaya tidak terjadi kejadian abortus.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Abortus, usia, riwayat abortus, paritas, jarak kehamilan, Rokan Hulu, 2023
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Medicine and Health/Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi S1 Kebidanan
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 01 Sep 2026 02:55
Last Modified: 01 Sep 2026 02:55
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4458

Actions (login required)

View Item View Item