SYAIAN, M .LUTFI (2026) PENGARUH SUBSTITUSI PCC PADA PASTA GEOPOLIMER ABU SAWIT TERHADAP WAKTU IKAT (SETTING TIME). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.
|
Text
COVER.pdf Download (403kB) |
|
|
Text
BAB 1 2 3.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
BAB 4 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (951kB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan semen Portland dalam industri konstruksi berkontribusi besar terhadap emisi karbon dioksida (CO₂), sehingga diperlukan material alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satu material yang berpotensi dikembangkan adalah geopolimer berbasis abu sawit (Palm Oil Fuel Ash/POFA). Namun, penggunaan POFA sebagai bahan pengikat tunggal menghasilkan waktu ikat yang relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi Portland Composite Cement (PCC) terhadap waktu ikat pasta geopolimer abu sawit serta menentukan persentase substitusi PCC yang paling efektif dalam mempercepat waktu ikat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen laboratorium. Variasi substitusi PCC yang diteliti meliputi 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90% dari total bahan pengikat. Sebagai pembanding digunakan pasta dengan komposisi PCC 100% dan POFA 100%. Larutan alkali yang digunakan terdiri dari NaOH dan Na₂SiO₃ dengan konsentrasi 14 M dan rasio tetap. Pengujian waktu ikat awal dan akhir dilakukan menggunakan alat Vicat sesuai standar SNI. Penelitian ini menunjukkan bahwa pasta geopolimer berbasis POFA tanpa substitusi PCC memiliki waktu ikat yang jauh lebih lama dibandingkan PCC 100%, dengan waktu ikat awal pada menit ke-465 dan waktu ikat akhir pada menit ke-540, sehingga proses pengikatan berlangsung sangat lambat. Substitusi PCC terhadap POFA terbukti berpengaruh signifikan dalam mempercepat waktu ikat pasta, di mana peningkatan persentase PCC mampu mempercepat waktu ikat awal maupun akhir. Campuran PCC 50% dan POFA 50% menghasilkan waktu ikat tercepat, yaitu waktu ikat awal pada menit ke-21 dan waktu ikat akhir pada menit ke-75, sehingga dinilai sebagai komposisi paling efektif. Sebaliknya, peningkatan kadar POFA 60%, 70%, 80%, Dan 90% menyebabkan kecenderungan semakin melambatnya waktu ikat pasta. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa substitusi optimal untuk mempercepat waktu ikat pasta geopolimer berbasis POFA adalah 50% PCC dan 50% POFA.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Waktu Ikat, Pasta Geopolimer, Abu Sawit, Semen PCC, Substitusi PCC |
| Subjects: | Dewey decimal Classification Subject Areas > 600 Teknologi dan ilmu-ilmu Terapan > 620 - 629 Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Pustaka - - |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:25 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:25 |
| URI: | http://repository.upp.ac.id/id/eprint/4280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
