ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA SEPIHAK OLEH PT PERDANA INTI SAWIT PERKASA (PT PIS I) DI DESA KEPENUHAN BARAT MULYA

MASRI, SYAIPUL (2024) ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA SEPIHAK OLEH PT PERDANA INTI SAWIT PERKASA (PT PIS I) DI DESA KEPENUHAN BARAT MULYA. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (501kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kasus pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh pihak PT. Perdana Intisawit Perkasa 1 (PT PIS1) terhadap delapan pekerja mereka. PHK dilakukan di antaranya karena ada restrukturisasi untuk meningkatkan efisiensi kinerja perusahaan serta adanya dugaan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa buruh. Pihak PT PIS 1 menggunakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PUK-SPSSI pasal 50 nomor 3, pasal tersebut menyebutkan bahwa pemutusan hubungan kerja dengan “alasan mendesak” dapat dilakukan perusahaan tanpa surat pemberitahuan PHK kepada buruh. Ini jelas saja bertentangan dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, bahwa perusahaan tidak boleh melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak. Selain bertentangan dengan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaa, tindakan PHK sepihak pun juga bertentangan dengan pasal 161 Perjanjian Kerja Bersama itu sendiri yang menyebutkan bahwa pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, setelah kepada pekerja/buruh yang bersangkutan diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga secara berturut-turut. Oleh karena adanya tindakan PHK Sepihak sebab terdapat dua aturan yang saling tidak sesuai, maka seharunya yang diikuti adalah aturan tertinggi. Rumusan dari penelitian ini yaitu Bagaimana Penyelesaian sengketa pemutusan hubungan kerja sepihak oleh PT Perdana Inti Sawit Perkasa (PT PIS I) di desa Kepenuhan Barat Mulya dan Apa pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk Penyelesaian sengketa pemutusan hubungan kerja sepihak tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jawab dari rumusan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan pendekatan preskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu penyelesaian sengketa diawali melalui perundingan bipartit namun tidak menemukan hasil, sehingga dilanjutkan melalui mediasi perundingan tripartit yang melibatkan Diskoptransnaker Kabupaten Rokan Hulu sebagai mediator. Hasil perundingan menunjukkan adanya kedamaian antara kedua belah pihak berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dari Perjanjian Kerja Bersama (PKB), UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan dari aspek hukum lainnya. Hasil dari perundingan tersebut yaitu para buruh yang bersengketa tetap dipekerjakan di PT PIS 1.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: PHK, Sepihak, Bipartit, Tripartit, Mediasi
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustaka - -
Date Deposited: 05 Mar 2026 03:08
Last Modified: 05 Mar 2026 03:08
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/3401

Actions (login required)

View Item View Item