ARIANDI, PALAGAN (2024) PERTANGGUNGJAWABAN PEMBERI FIDUSIA YANG MENYEWAKAN OBJEK JAMINAN FIDUSIA PADA PT. ADIRA FINANCE CABANG ROKAN HULU. Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.
|
Text
COVER.pdf Download (692kB) |
|
|
Text
BAB 1 2 3.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
BAB 4 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) | Request a copy |
Abstract
Adanya pemberian kredit yang akan dilakukan kreditur dan benda jaminan yang akan dipenuhi debitur, selanjutnya dilakukan pembebanan benda dengan jaminan fidusia. Dilakukannya pembebanan benda dengan jaminan fidusia berdasarkan adanya kesepakatan kedua pihak untuk mendaftarkan objek jaminan secara fidusia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui prosedur pengalihan objek jaminan fidusia di PT. Adira Finance Cabang Rokan Hulu, yang kedua mengetahui bentuk pertanggungjawaban pemberi fidusia terhadap PT. Adira Finance Cabang Rokan Hulu atas pengalihan objek jaminan fidusia, dan yang ke tiga mengetahui perlindungan hokum terhadap pemberi fidusia yang telah memenuhi prosedur pengalihan objek jaminan tapi mengalami kehilangan objek fidusia. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris melalui pendekatan yuridis sosiologis (socio legal research. Adapun teknik memperoleh data yaitu Observasi, Wawancara terstruktur serta Kajian Kepustakaan. Hasil penelitian ini ialah: yang pertama, tata cara pendaftaran jaminan fidusia adalah dengan cara melakukan permohonan pendaftaran disertai staratsyarat hyang telah ditetapkan ke kantor jaminan fidusia dengan membayar biaya pendaftaran, setelah itu dibuatkan sertifikat jaminan fidusia. Kemudian yang kedua, tanggungjawab pemberi fidusia terhadap benda jaminan fidusia, apabila dialihkan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan pihak penerima jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Dan yang ke tiga, Perlindungan hukum terhadap debitur perorangan atas hilangnya objek jaminan fidusia pada saat kreditur telah berganti karena pelaksanaan pengalihan hak atau cessie adalah sampai sejauh mana eksekusi dapat dilakukan. Kedudukan hukum objek jaminan fidusia yang telah hilang pada saat kreditur telah berganti karena pelaksanaan pengalihan hak atau cessie dalam perjanjian kredit akan berdampak pada hapusnya jaminan fidusia tersebut berdasarkan Pasal 25 ayat 1 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberi Fidusia, Penerima Fidusia, Objek Jaminan. |
| Subjects: | Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustaka - - |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:35 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.upp.ac.id/id/eprint/3397 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
