TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL PENGELOLAAN KELAPA SAWIT (BERDASARKAN PUTUSAN NOMOR 66/Pdt.G/2020/PN.Prp)

LILI PRAMADAYANI, AULIA (2021) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL PENGELOLAAN KELAPA SAWIT (BERDASARKAN PUTUSAN NOMOR 66/Pdt.G/2020/PN.Prp). Sarjana thesis, Universitas Pasir Pengaraian.

[img] Text
COVER.pdf

Download (776kB)
[img] Text
BAB 1 2 3.pdf

Download (416kB)
[img] Text
BAB 4 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB) | Request a copy

Abstract

Untuk meningkatkan produktivitas perkebunan adalah melalui pola komitraan. Kemitraan dapat berlangsung dengan baik dan memenuhi harapan berbagai pihak bila saling bekerja sama, dan dituangkan dalam suatu perjanjian yang memuat hak dan kewajiban para pihak secara jelas. Salah satu bentuk perjanjian kemitraan adalah yang dilakukan antara PT. Hutahaean dengan beberapa masyarakat salah satunya H. Syafei Lubis. Dalam Perjanjian Kemitraan dapat menimbulkan celah hukum yakni mengenai klausul perjanjian kemitraan yang berisikan kerja sama namun disisi lain, yang menimbulkan ketidakpastian hukum yakni dalam jangka waktu pengembalian lahan ke pekebun. Berdasarkan latar belakang diatas, permasalahan yang diteliti adalah bagaimanakah pertimbangan hakim dalam memutus perkara dalam perjanjian bagi hasil pengelolaan kelapa sawit berdasarkan putusan nomor 66/Pdt.G/2020/Pn.Prp dan bagaimana akibat hukum apabila terjadi wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian bagi hasil pengelolaan kelapa sawit berdasarkan putusan nomor 66/Pdt.G/2020/Pn.Prp. Permasalahan yang telah dirumuskan akan dijawab dan dipecahkan dengan metode pendekatan penelitian yuridis empiris yang dengan kata lain adalah penelitian hukum sosiologis dan dapat pula disebut dengan penelitian lapangan. Penelitian ini akhirnya menyimpulkan bahwa Dalam surat perjanjian kemitraan dan/atau kerjasama No. 58 tanggal 16 Agustus 1999 yang terjadi antara PT. Hutahaean dengan masyarakat merupakan peristiwa hukum yang terbentuk perjanjian kemitraan, maka wajib memenuhi prestasi setip dari perjanjian dan Perbuatan PT. Hutahaean yang tidak memenuhi hak masyarakat sebagai pemilik kebun dengan menjalin kerjasama pola KKPA dengan PT. Hutahaean, sehingga merugikan masyarakat maka dapat dinyatakan wanprestasi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kemitraan, Perjanjian Kemitraan, Wanprestasi
Subjects: Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum
Dewey decimal Classification Subject Areas > 300 Ilmu Sosial > 340 - 349 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with username AdminPustaka
Date Deposited: 17 Jan 2022 03:27
Last Modified: 22 Jan 2022 03:43
URI: http://repository.upp.ac.id/id/eprint/1035

Actions (login required)

View Item View Item